Thursday, October 27, 2011

Pergi Jauh

insya Allah kalau masih dikasih hidup, 3 tahun ke depan rencana hidup saya stabil. Koas dan internship.
Setelah itu rencana hidup saya agak susah dipastikan. Meskipun saya berencana untuk PTT di Papua selama tiga tahun, tapi who knows apa yang akan terjadi kemudian. Bisa jadi something happen sehingga saya harus tetap di Padang, dsb.

Namun yang saya pikirkan hari ini dan beberapa hari yang lalu, (juga beberapa tahun yang lalu sebenarnya), dimanapun saya berada beberapa tahun mendatang, saya harao saya betul-betul jauh dari sesuatu. Ah, bukan, tepatnya seseorang.

Saya ingin jauh dari seseorang tersebut. Berkali-kali saya menginginkan untuk jauh dari orang tersebut, namun jujur saya akui, beberapa kali pula saya ingin sangat dekat dengan orang tersebut.
Saya bolak balik dari 'pengen jauh' dan 'pengen dekat' itu. Kedua hal tersebut sangatlah ekstrim, kalau tidak 'sangat jauh' haruslah 'sangat dekat'.
(Beberapa waktu ke depan, ga tau saya bakal bolak-balik hati berapa kali lagi), yang jelas saat ini saya menginginkan 'sangat jauh' dengan seseorang tersebut.

sangat jauh..
sangat jauh...

bisakah?

Saya tidak bisa menjawab.

ps: berkali-kali saya juga berpikir ingin 'menjauhkan diri' dan mengkondisikan hidup saya sedemikian rupa seakan-akan dalam dunia yang luas ini tidak ada orang tersebut. Ada satu rencana yang menyusup: sekolah di luar negeri dan bekerja di luar negeri dalam waktu yang sangat lama.

Saturday, October 22, 2011

Thursday, October 20, 2011

Medical Specialty aptitude test

Rank Specialty Score
1 otolaryngology 47
2 endocrinology 47
3 orthopaedic surgery 46
4 neurology 45
5 plastic surgery 45
6 rheumatology 45
7 pulmonology 45
8 infectious disease 45
9 colon & rectal surgery 45
10 hematology 44
11 pathology 44
12 thoracic surgery 44
13 general surgery 43
14 neurosurgery 43
15 ophthalmology 43
16 obstetrics/gynecology 43
17 radiation oncology 43
18 cardiology 43
19 nephrology 42
20 anesthesiology 42
21 allergy & immunology 42
22 urology 42
23 psychiatry 42
24 radiology 41
25 pediatrics 41
26 dermatology 41
27 med oncology 41
28 gastroenterology 40
29 physical med & rehabilitation 40
30 occupational med 39
31 aerospace med 39
32 nuclear med 39
33 general internal med 38
34 family practice 36
35 emergency med 36
36 preventive med 35

Monday, October 17, 2011

Bye Galau :p

"Galau"... adalah salah satu pembahasan di acara Mario Teguh The Golden Ways tadi malam. Saya sempat diledekin kakak saya karena ga nonton ini. Diledekin karena saya ga punya tivi di kosan, malah kakak saya nyuruh saya beli tivi. Hehee...

Anyway, saya ga rugi-rugi amat ga liat acara-nya Mario Teguh, karena di twitter banyak update-an dari beliau tentang quotesnya yang saya retweet. Ini dia:

"Ucapkanlah selamat tinggal kepada kegalauan karena kegalauan itu hanyalah sementara"

"Hanya pribadi yang ikhlas, yang akan tetap melakukan sesuatu yang baik, walau pun tidak diinginkannya"

"Orang yang galau orang yang butuh kasih sayang"

"Kalau lagi galau, jangan cari teman yang galau. Galau masal itu salah besar!"

"Galau itu cuma sementara tapi keberhasilan itu adalah hak"

"Setiap hal yg kita nikmati, mengandung akibat baik dari pengorbanan seseorang yg biasanya tidak kita kenal atau tidak kita sadari."

"dia yang bekerja keras, tidak memiliki banyak waktu untuk khawatir"

"Satu jam yang digunakan untuk merasa khawatir, lebih melelahkan daripada satu jam untuk bekerja keras."

"Jodoh ditangan Tuhan, tapi Tuhan hanya menggariskan bagaimana caranya, bukan siapa orangnya"

"Tetaplah setia kepada kerinduan hati Anda untuk menjadi pribadi yg damai, yg kuat, yg mapan, dan yg berkewenangan besar - semuda mungkin"

"Kadang masalah membuatmu mengerti siapa yang benar-benar menyayangimu, yang selalu ada di saat sulit sekalipun."

"Kegalauan adalah masa pindah dari sebuah keberhasilan menuju keberhasilan berikutnya."

"Syukurilah yang sudah ada pada diri Anda. Sesungguhnya, Anda bergerak maju dari kesyukuran Anda."


lebih kurang segitu tweet-nya yang saya retweet...

dan saya dengan bangga mengumukan, "HARI INI SAYA GA GALAU"
ahaha
karena hari ini adalah salah satu hari terbaik dibandingkan kemarin-kemarin. Hari ini saya alhamdulillah qiyamulail, subuh on time, shaum insya Allah, dan yang sangat membahagiakan adalaah.... saya mengerjakan tugas lab dengan benar! Dan hasilnya saya sangat menikmati lab act. Hohoho... habis lab act saya sumringah sekali. Bisa nyambung dengan semua yang dikatakan dosen, setiap katanya NYAMBUNG! Trus pretest post-test dapat saya kerjakan dengan baik, ga lirik catatan lagi..
hehe..

Alhamdulillah... :)


Bye bye, galau!

Saturday, October 15, 2011

Pengkhianat

I don't write this for the sake of 'negativity'. Meski yang saya tulis memang negatif dan (lagi-lagi) menyedihkan. Ini semata-mata untuk merekam jejak.

Ada dua orang pengkhianat dalam hidup saya lebih kurang 4 bulan terakhir. Teman yang berubah menjadi pengkhianat.

Satu cewe, satu lagi cowo. Saya pengen mengexplore karakter mereka di sini. Karena keduanya punya kemiripan karakter...

14 Mei 2011 (part 1)

"bila mungkin ada luka tersenyumlah, bila mungkin tawa bersabarlah
karna air mata yang tak abadi, akan hilang dan berganti" -opick-

hari ini hari sabtu. Tanggal 15 oktober 2011
Saya bangun sangat pagi hari ini. Bisa menikmati subuh yang bening itu, subhanallah banget.


Kenapa saya pagi ini menulis adalah, saya teringat pagi yang sama 5 bulan yang lalu. 14 Mei 2011.
Saat itu saya pulang...

Kepulangan saya sangat tiba-tiba.
Malam sebelumnya saya beli tiket pesawat, besok paginya saya pulang.

Ini adalah sekelumit ingatan saya tentang hari itu.

Jumat sore, pulang kuliah

"
Ijh insya Allah udah gapapa da lim, meskipun kalau ngikutin keinginan pasti ingin pulang, tapi kalau mikirin nasehat ni lah dan niamah, ijh ga tega pulang. Akhirnya ijh mutusin ga akan pulang, aja da lim"
"Yakin ga jadi pulang?"
"
yakin, demi menuruti kata ni amah dan ni lah"
"
berarti ijh harus konsekuen sama keputusan ijah, tau artinya konsekuen?"

saya menggeleng di seberang telepon.
"konsekuen berarti harus menanggung semua konsekuensi atas keputusan itu. Jangan mengambil keputusan atas saran orang lain karena yang akan menanggung konsekuensinya adalah ijah sendiri. Ambil keputusan sendiri"
Hati saya serta merta berubah
"Kalau gitu saya pulang, malam ini juga"
"oke, cek ATM, uda ngirim uang sekarang"

Saya yang saat itu baru pulang kuliah, belum sempat ganti baju, langsung loncat pergi ke agen travel terdekat. Mencari tiket pesawat.
Saya masih ingat, di jalan saya ketemu Chicy (teman belajar bareng). Dengan berat hati saya mengatakan bahwa malam ini saya ga bisa ikut belajar bareng malam ini dan beberapa hari berikutnya. Saya mau pulang.
Chicy mengangguk dan tersenyum simpati. "Gapapa" katanya.

Sore itu, selagi mencari tiket pesawat, saya ditelepon ni amah. Ni amah tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya pada saya. Sangat kecewa. Maafkan saya niamah.
Dua agen travel pertama yang saya datangi semuanya tutup. Saya tidak tau lagi dimana agen travel. Waktu itu saya sempat berpikir, mungkinkah ini artinya Allah tidak izin saya pulang?
Lalu saya naik angkot coklat, berharap sepanjang jalan menemukan agen travel. Saya ga tau mau menuju kemana, pokoknya sampai ketemu agen travel.
Akhirnya saya ketemu agen travel di simpang cileunyi. Alhamdulillah...

Jadilah saya beli tiket pesawat itu. Satu juta.
Orang yang menjual tiket tersebut tampak terheran-heran dengan saya. Mungkin karena pulang yang sangat mendadak itu. Ya sudahlah.
Magrib saya baru pulang dari agen travel. Waktu itu saya me-sms seorang teman, mengatakan sesuatu. Saya ingin mengatakan saat ini bahwa sms itu saya kirim dengan menanggalkan semua ego dan meletakkan perasaan saya di sebersih-bersih niat baik. Tidak dibalas.
Saya tidak akan tulis sms itu di sini meskipun saya masih ingat. Dengan membaca tulisan ini lagi kelak, dengan sendirinya saya akan ingat apa yang saya tulis di sms waktu itu. Tidak mungkin saya lupa.

Saya pun pulang. Tapi tidak langsung ke kosan, saya ke kosan Chicy. Sholat magrib, lalu ngobrol sebentar. Merumuskan beberapa target belajar meskipun beberapa hari ke depan tidak bisa belajar bareng. Terakhir, Chicy memeluk saya, membisikkan beberapa kata semangat, semoga setelah pulang saya segera pulih...

Saya pun pulang lah ke kosan. Saat itu hujan lebat. Sms saya dibalas, dengan balasan yang... (ini cuma saya yang tau)
Sesampai di kosan, saya masih mengirim beberapa sms ke beliau, dan dibalas beberapa sms juga. Semua balasannya sungguh sungguh menyakitkan bagi saya. Saya terima dengan lapang dada. Gapapa, setelah ini saya tidak akan mengingatnya lagi. Saya benar-benar akan melupakannya.

Hujan tidak lama. Setelah itu saya pergi k kosan Ike. Ingin bertemu dengan Ike sebentar. Sejujurnya ingin tilawah bareng. Ingin mengambil sedikit kekuatan untuk hati saya yang remuk. Saya udah separuh jalan menuju kosan Ike waktu itu, tapi Ike menolak bertemu saya.

Sisa malam itu saya sibuk mengurus persiapan pulang besok pagi. Mulai dari membereskan pakaian sampai menelepon taksi. Saya memutuskan ga jadi diantar Ike ke BSM, saya naik taksi saja.
Tiara, tetangga sebelah kamar saya, kaget luar biasa saat saya kasih tau kalau besok pagi saya pulang. Awalnya dia tidak percaya. Mungkin muka saya sebegitu datarnya sehingga dia menyangka saya bercanda.
Dia sempat bertanya, saya bawa oleh-oleh apa untuk pulang? Saya jawab, saya tidak bawa apa-apa. Saya ga punya sisa uang lagi.

Malam itu Tiara mau nginap di kosan temannya. Sebelum pergi nginap, dia membeli 2 brownies. Satu dititip untuk ibunya, guru kesenian saya waktu SMA, satu lagi untuk saya bawa pulang ke rumah. Setelah membeli brownies pun, dia masih bertanya tak percaya, "iyo bana uni ka pulang?"

-bersambung-

Friday, October 7, 2011

Umi

ini sms yang saya kirim ke umi, saya tulisa sambil nangis, entahlah mungkin di dosa saya ke umi sehingga hidup saya kacau balau sebulan ini...

Umi, ijah taragak samo umi

Acok takana dek ijah umi,

Tiok takana umi, takana dek ijah doso2 ijah ka umi

Maafkan ijah yo mi

Manyasa ijah jo kalakuan2 ijah salamo ko

Taragak bana ijah sobok umi, nio minta maaf

Mudah-mudahan ado nasib ijah basuo jo umi

Umua ndak tantu, antah kok ijah nan dulu

Taragak bana ijah samo umi

Ijah sayang samo umi

Mudah-mudahan lapang nasib untuak manyanangan hati umi bisuak

Maafkan ijah yo mi…

Mirror, Mirror In The Brain: Mirror Neurons, Self-understanding And Autism Research

Mirror, Mirror In The Brain: Mirror Neurons, Self-understanding And Autism Research

Tuesday, October 4, 2011

ACHIEVE (2)

ACHIEVE (1) adalah harian

ini adalah achievement yang lebih panjang

1. Proporsi tubuh normal dan wajar. Menambah massa otot dan menurunkan BMI jadi 17
2. Membereskan seluruh tanggung jawab akademis di FK sesuai goal awal: IPK > 3.5

ada beberapa mimpi yang terlupakan

1. Menghafal al quran 30 juz
tadinya mimpi ini mau dicapai begitu selesai S.Ked, tapi mimpi ini terlupakan sudah selama 3 tahun. Jadi waktunya diperpanjang, sampai selesai internship. Ada sekitar 3 tahun lagi.
Target besar sebenarnya adalah sebelum menikah, namun untuk jaga-jaga, katakanlah sudah layak menikah selesai internship, artinya ketika waktu itu tiba target ini sudah tercapai.

2. Menulis buku
ini yang terlupakan parah. Benar-benar terlupakan.
Belum berani menerapkan target baru untuk mimpi yang satu ini. Minimal dengan tulisan ini jadi pengingat lagi bahwa saya punya mimpi menulis buku. Wujudkan segera.

3. Certificate Deutsch
Ini semacam tes TOEFL dlm bahasa jerman. Tadinya menargetkan ini pas lulus S.Ked, tapi terlupakan juga dan dengna waktu yang sempit ini sepertinya tidak bisa mencapai ini dalam waktu dekat. Jadi, waktunya diperpanjang, sampai selesai koas.

Mimpi-mimpi kecil...
*Ini adalah mimpi jangka sangat pendek yang sebetulnya ingin saya wujudkan sebelum S.Ked

4. Membaca habis Moore Anatomy
5. Membaca habis Moore embryology
6. Membaca habis tortora
alasannya: since buku2 tersebut adalah buku asli yang saya punya, jadi saya pengen baca habis. Udah mahal-mahal beli ga dibaca kan sayang :)

mimpi baru...
*baru tercetus, atau sebenarnya sudah ada sejak lama, diam-diam muncul, tapi karena hal-hal lain jadi lupa untuk mengingat ulang mimpi ini

7. Belajar bahasa korea
ini sebenarnya pelarian rasa bersalah, rasa bersalah karena saya sering menghabiskan waktu nonton film korea. Jadi biar ga mudharat2 amat, sekalian belajar bahasanya biar waktu yang terhabiskan karena nonton tersebut ada nilai manfaatnya meskipun sedikit.

8. Belajar bahasa jepang
ini sebenarnya agak random sih. Ga begitu kuat alasan untuk mencapai mimpi ini. Hanya terstimulus karena seorang teman.
Optional?
ga tau

mimpi jangka panjang...

9. Enterpreneurship
tujuan jangka menengah hidup saya: menjadi seorang enterpreneur yang bekerja sampingan sebagai seorang dokter. Tujuannya, dokter bukan sumber penghasilan utama. Profesi dokter untuk mengabdi dan mengamalkan ilmu, bukan mencari uang.

-bikin rumah makan padang --> ini karena penasaran dengan rumah makan padang yang manyarok di pulau Jawa. Menurut saya, cukup menguntungkan buka usaha di bidang ini.
-usaha konveksi atau tekstil --> karena ngiri liat kebanyakan yang jual baju di pasar baru orang padang
-kolam renang khusus akhwat --> ini karena saya concern dengan kecantikan dan kebugaran akhwat. Akhwat seringkali terpinggirkan haknya untuk bugar karena terbatas fasilitas untuk itu.
-pusat fitness khusus akhwat --> alasannya idem sama yang di atas, ditambah dengan fakta bahwa setelah umur 30 tahun, massa otot wanita menurun karena penuaan. Hal ini yang menjelaskan kenapa banyak wanita yang menjadi gemuk setelah punya anak. Jadi pengennya akhwat tetap cantik meskipun umurnya sudah aging. Salah satunya adalah dengan memfasilitasi latihan beban.
-rumah makan sehat
tujuannya untuk mensosialisasikan program diet alami. Mengubah pola makan konvensional yang selama ini menjadi pola makan kebanyakan orang.
Saya mau bikin restoran khusus makanan sehat, dimana makanan yang disajikan adalah aneka sayuran dan buah-buahan segar, dikemas dalam menu menarik. Deskripsinya ada layar besar yang mnampilkan cara hidup sehat dengan pola makan sehat, hitung-hitung untuk edukasi dan promotive-preventive medicine.

totally ada 12 mimpi..
belum 100

semoga tercapai ya

ALLAHUMMA AMIN :)

Paceklik

dua atau tiga minggu ini saya sangat boros sekali.

Karena itu mulai hari ini, saya menetapkan paceklik dalam hidup saya, minimal sebulan ke depan.
Makan sewajarnya dan OLAH RAGA.

Allright then, it is brain training program. Ready to fight.

Count, 1.
Yap, ini hari pertama.

This program will end on nov 3, 2011

semangat, azizah!

Peta Hidup

Ini baru rancangan kasar yang tepikirkan. Yang jelas tiga tahun ke depan hidup saya hampir bisa dipastikan, koas dan internship. Fixed sekali seperti sekolah umumnya. Meski sekarang masih kasar, setidaknya ada 3 tahun lagi untuk berpikir ulang atau memperbaiki beberapa rencana.

awal 2012 (22 tahun): S.Ked dan mulai koas
akhir 2013 (24 tahun): sumpah dokter
awal 2014 (24 tahun): internship
awal 2015 (25 tahun): selesai internship, siap-siap PTT di Papua.
PTT selama 3 tahun
awal 2018 (28 tahun): selesai PTT, pulang k Bandung, bekerja di Bandung
Buka usaha, mengumpulkan uang untuk sekolah di Jerman. Dua tahun di Bandung.
akhir 2019 (30 tahun): sekolah di Jerman 1 tahun atau 2 tahun

32 tahun: pendidikan dokter spesialis (Bedah saraf, penyakit dalam atau jantung)

menikah? ini agak membingungkan, masih termasuk hal rumit dalam perencanaan hidup saya. Entah dimana letaknya pernikahan itu. Tergantung takdir. Namun, opsinya ada 3. Umur 25 setelah internship, umur 28 setelah PTT, atau umur 32 pulang dari Jerman.
Kecenderungannya umur 32 tahun. Alasannya, saya masih ingin achieve many things dlm hidup saya. Masih ingin sendiri dalam waktu-waktu tersebut, terutama bila tidak ada yang 'memulai'. Tapi kalau takdir berkata lain, insya Allah mulai umur 25 saya siap menikah, hehe, meski dengan beberapa preeliminary criteria. Yang paling utama adalah kakak saya sudah harus menikah dulu.

32 tahun? terlalu tua? I don't think so. Setidaknya saya masih bisa punya anak 2 orang (meski sebelumnya pengen punya anak 5 ke atas :p )

setelah itu...

Saya mungkin sudah jadi dokter bedah saraf umur 38 tahun, bekerja, membesarkan anak, menjadi seorang pengusaha (sukses, insya Allah).

semoga sudah berhasil mencapai cita-cita jangka menengah: seorang pengusaha yang bekerja sampingan sebagai seorang dokter =)

sesekali menulis buku, mungkin.
Ke luar negeri, terutama ke Korea. Niatnya tinggal beberapa tahun di sana untuk melancarkan bahasa Korea. Saya sangat suka bahasa itu.

20 tahun setelah saya jadi dokter bedah saraf, insya Allah saya memasuki fase keluarga dalam Duvall Family Cycle: FAMILY LAUNCHING YOUNG ADULTS. Anak saya sudah dewasa, dan memasuki fase kehidupan selanjutnya.
Begitu pun saya, bersiap untuk kehidupan selanjutnya...

ACHIEVE 1

Golden habits during golden month KKN

1. Bangun jam 03.30-04.00 untuk qiyamulail
2. Habis subuh tilawah
3. Jam 06.00 lari pagi sampai jam 08.00
4. Sholat fardhu selalu tepat waktu
5. Habis magrib tilawah hingga genap 1 juz
6. Tidur jam 23.00

ruhi stabil dan ibadah stabil