Wednesday, May 11, 2011

lupa lagi =(

sudah hampir 2 minggu yang lalu saya janji sama ayah mau ngurusin beberapa surat di kampus
dan sekarang saya lupa lagi
ugh =(

maafkan saya ayah
besok saya urus, Insya Allah

*JANGAN LUPA LAGI!

Tuesday, May 10, 2011

Masih Ada Surga

Dunia ini hanyalah sementara
hanya senda gurau
tidak terasa
hidup saya tidak akan lebih dari 60 tahun lagi

masih ada akhirat
semoga nasib kita beruntung di sana

jika di dunia kita tidak bisa mendapatkan impian kita di dunia
masih ada surga untuk menikmati semua itu
tidak ada lagi orang yang iri
tidak ada orang yang akan memfitnah atau merebut milik kita

yang paling menggiurkan adalah: surga itu kekal

jika aku tidak ada nasib mendapatkan impian hatiku di dunia, semoga aku mendapatkannya di surga
amin =)

harapan itu masih ada...

Everything Happens for a Reason

Kenapa bikin blog?

2 tahun yang lalu alasannya: pengen keren, ikut-ikutan kakakkelas yang punya blog, biar dikomen orang, biar eksis, biar dilihat sebagai penulis, orang yang tulisannya bagus….

Alasan2 itu tidak dikatakan secara ekspilisit memang. Tapi, itulah alasan tersiratnya.

Lalu, bagaimana kabarnya blog itu?

Blog itu hanya bertahan 4 bulan.

Isinya?

Banyak kelebayan, tidak bermutu, melankolis semua, personalisasi diri dan masalah.

Jadi, kesimpulannya?

Sesuatu yang didasari dengan alasan yang tidak penting, hasilnya pun akan GAK PENTING. Tidak bertahan lama.

Sekarang, alasan bikin blog adalah: because I need it. Untuk pelampiasan, since I don’t have time to talk and I don’t have someone to talk to.

Everyone is busy. Time is very limited. No time.

And since I can’t access facebook anymore.

Kenapa harus di blog? Kenapa ga di computer saja?

Tampilan blog yang menarik memberi sedikit semangat untuk menulis. Since, blog is on internet, there is more effort to write something. Tanpa perlu berpikir banyak, atau dengan sengaja melupakan apa yang hendak ditulis (ini kasus kalau mau nulis di komputer)

Alasan berikutnya: untuk menyederhanakan diri, untuk memperbaiki kesalahan di blog yang lalu (misalnya, lebay, melankolis, mempersonalisasi pendapat, masalah atau keadaan, isi tidak berbobot, sok nyastra, dll), untuk evaluasi diri, bahan muhasabah.

Menyederhanakan semua alasan di atas: kenapa saya nulis blog? Untuk teman curhat.

But, there is some ground rules.

1. 1. Blog ini is kept UNPUBLISHED.

Tidak perlu diberitahu ke orang lain. Tidak perlu bikin shoutbox, hias dengan template yang menarik sampai ujung2nya beribet. Lama2, isi tulisan ini jadi kaya blog yang lalu. Sok melankolis, pingin diliat orang, pingin dikagumi orang blablabla.

This is pure for myself. Untuk diri saya sendiri.

Blog ini ga perlu dibaca orang lain, kecuali orang2 nyasar dan orang2 tertentu yang tau inside of my self, tanpa saya harus berlebay-lebay ria karena merasa diperhatikan orang lain. Itu hanya semakin mengelabui diri sendiri. Those people are my family. My brothers, my sisters and (may be) my friends. Yang terakhir sifatnya opsional. Just some friends mean hanya bbrp orang yang juga sangat dekat hingga dia mengerti inside of myself.

2. 2. Sesederhana mungkin. Inilah diri saya apa adanya. Perlu untuk kembali ke titik nol agar bisa memulai perbaikan-perbaikan berikutnya.

Roda

berawal dari sebuah quote yang saya kirimkan lewat sms kepada Lia siang tadi

"never break 4 things in life - trust, promise, relation, heart - because when they break they never make noises, but pain a lot."

Lia: Haha.iya tuh
azizah: =)

hai, apakabar?

Lia: Lai sehat.ijah ba'a?
azizah: Kalo ibarat roda, sdg di bawah

doakan yo

Lia: Hehe.emangny lg gmana kni?roda d bwah,brarti kan menjd penopang.brarti smakin tangguh.

roda di bawah, berarti akan jadi penopang, artinya akan semakin tangguh...

Subhanallah, baru kali ini mendengar quote itu....

semoga saya semakin tangguh

Allahumma amin =)



ps: makasih lia =)

Apa Adanya

Belajar dari seorang sahabat,
teman sebangku di SMA, namanya yelmiati
tentang kejujuran pada diri sendiri
tentang tampil apa adanya....

lalu dia tau kekurangannya, sebab di jujur
lalu dia berhasil mengatasi kekurangan-kekurangan itu

Subhanallah, engkau begitu tangguh, yel =)

aku pun ingin menjadi seseorang yang apa adanya
biar sekarang aku kecil
mudah-mudahan dengan menerima diri apa adanya dan tampil apa adanya pelan-pelan kekurangan itu bisa kupoles

biar sekarang semua orang lihat betapa aku terjatuh dalam
biar sajalah
tanpa mereka lihat pun, Allah terlebih dahulu melihat kejatuhanku
mudah-mudahan Allah menarikku untuk bangkit

Sebab Allah tidak pernah pergi
hanya aku yang lari dari-Nya

*yakin Allah tidak pernah meninggalkan saya- satu kalimat yang melekat di hati saya dari Oki Setiana Dewi

Saturday, May 7, 2011

Save the Night, Save the Morning, Save the Day!

How to save the night?

Caranya: sebelum tidur wudhu, baca surat al mulk, berdoa (doa sebelum tidur bismika allahumma ahya wa bismika amuut plus baca ayat kursi plus 3 surat terAKHIR: AL FALAQ, AL IKHLAS DAN AN NAS)

how to save the morning?

caranya: subuh tepat waktu, olahraga pagi

how to save the day?

caranya: tilawah 1 juz, rapikan kamar, bereskan cucian dan setrikaan

then you will be strong all day.

kualitas ruhi prima =)

nb; you= diri saya sendiri

Friday, May 6, 2011

Kenapa Suka Film Korea

Kenapa saya suka film korea?

Saya suka melihat orang yang saling mencintai.
Saya senang aja melihat ketulusan di mata mereka (meskipun sebenarnya akting) hehe
Saya suka melihat kakak yang menyayangi adiknya
Saya suka melihat cinta yang kuat antara dua sahabat.
Saya suka setting film korea yang sederhana
serta backsound-nya yang lembut

Karena semua itu memperkaya jiwa =)

Monday, May 2, 2011

Ingin Seperti Fifi dan Ayah

Fifi adalah teman saya waktu kuliah di Unand.
Saya cuma berteman dengan Fifi setahun, karena tahun berikutnya kita pisah kampus. Namun waktu setahun itu cukup panjang bagi saya untuk mengenal fifi, karena satu rumah.

Fifi adalah orang yang sangat sederhana. Karakternya phlegmatis. Dia adalah orang yang sangat tenang, dan sabar menghadapi hidup. Baginya dunia sangat luas. Selalu luas.
Mungkin dia pernah marah,meskipun sangat jarang saya lihat, namun yang pasti dia tidak pernah menyimpan sakit hati.

Lukanya seperti langsung hilang segera setelah orang lain melukainya.
Menurut pendapat Ayu, Fifi itu penuh dengan energi postif.
Kalau kata kak Ii, Fifi adalah orang yang inspiratif dalam kesederhanaannya...

Saya pun ingin seperti fifi. Sungguh iri sebenarnya.
Ingin seperti Fifi yang penuh energi positif, yang penuh dengan energi kesabaran, yang selalu tabah, yang tidak menuntut banyak hal dalam hidup tapi tetap melakukan terbaik, yang tidak pernah menyimpan sakit karena orang lain....

Saya ingin seperti ayah.
Beliau begitu pemaaf.
Sesakit apapun saya melukainya, beliau selalu memaafkan saya.
Ayah adalah orang yang pemaaf dan begitu cepat melupakan kesalahan orang lain.
Ayah tidak menuntut orang lain bersikap baik padanya. Dia menerima orang lain apa adanya...

Ayah, ajari saya bagaimana caranya melupakan kesalahan orang lain.
Ayah, ajari saya...


*resolusi 2011 saya: belajar memaafkan dan melupakan kesalahan orang lain.
Semoga keluar tahun ini, saya sudah berhasil memenuhi resolusi itu.

Allahumma amin =)

ketika "sabar" hampir bersinonim dengan "menunggu"

saya benar-benar tidak tahu, hikmah apa yang sedang disiapkan Allah di balik ini
the only thing I can say: I'm in excruciating pain.
Sakit. Sangat sakit.
Whatever "the another"'s feeling is.
Namun saya berharap, di sana dia pun sakit. Mungkin tidak sekarang. Mungkin suatu hari nanti. Dia harus sakit, sesakit saya. Biar dia tau sesakit apa itu. Biar di paham.

ketika saya harus menunggu waktu yang diperlukan agar sakit ini sembuh, sungguh waktu itu sangatlah lama terasa.
ketika saya harus sabar, it's mean menunggu. ya Allah...
I don't know what to say...

just....
ya Allah, ease my way...

ingin rasanya meloncat ke tiga atau bahkan sepuluh tahun mendatang, ketika di masa itu dunia saya sudah berubah, dan saya hanya bergumam "oh, peristiwa itu ya. Ga kerasa ya, udah selama ini berlalu" ketika mengingat masa ini.

ya Allah, ease my way...
ease my way....


"never break 4 things in life - trust, promise, relation, heart - because when they break they never make noises, but pains a lot."

*itu dpt dr blognya dinda

I'm in heavy pain, what about you?